Inilah Daftar Pemain Terburuk Portugal di Euro 2020

BERITA BOLA INTERNATIONAL

Eg8Sport.comInilah Daftar Pemain Terburuk Portugal di Euro 2020. Portugal harus menyudahi kiprah di Euro 2020 pada babak 16 Besar. Langkah Portugal dihentikan oleh Belgia usai dikalahkan dengan skor 1-0 di Stadion Olimpico de Sevilla, Senin (28/6/2021) dini hari WIB.

Portugal pun gagal mempertahankan gelar juara yang diraih pada Euro 2016 lalu.

Portugal sudah bekerja keras di Euro 2020. Tim racikan pelatih Fernandos Santos itu mampu lolos dari Grup F yang disebut sebagai grup neraka. Portugal juga tidak tampil buruk saat berjumpa Belgia.

Sejumlah pemain Portugal juga tampil memukau. Ada Cristiano Ronaldo dengan lima golnya dan gelandang Renato Sanches yang aksinya mendapat banyak pujian dari pandit dan fans.

Bernardo Silva

Bernardo Silva selalu menjadi pilihan utama Fernando Santos pada empat laga Portugal di Euro 2020. Namun, Silva tidak pernah sekalipun bermain penuh. Dia selalu digantikan pemain lain pada babak kedua.

Silva tidak mencetak satu pun gol maupun assist. Catatan terbaik Silva adalah lima umpan kunci yang dibuatnya. Namun, catatan itu tentu tidak cukup bagus untuk pemain yang selalu menjadi starting XI.

Bersama Portugal di Euro 2020, Silva melanjutkan performa di bawah standar bersama Man City pada musim 2020/2021.

Bruno Fernandes

Tidak perlu basa-basi untuk mendeskripsikan betapa buruknya performa Bruno Fernandes di Euro 2020. Simak saja komentar Jose Mourinho di bawah ini:

“Portugal, di level tertingginya, bisa mengalahkan siapapun. Namun kami harus bermain dengan 11 orang. Dalam kedua laga [awal fase grup] Bruno Fernandes berada di lapangan namun tidak bermain,” ucap Mourinho.

Ruben Dias

Ruben Dias awalnya diprediksi bakal jadi pembeda bagi timnas Portugal di Euro 2020. Sebab, dia punya bekal apik usai menyabet gelar pemain terbaik Premier League musim 2020/2021.

Namun, seperti Fernandes, Ruben Dias juga tampil buruk.

Ruben Dias menjadi pemain yang paling sering melepas umpan panjang tidak akurat di skuad Portugal. Dias juga tidak memberi jaminan keamanan bagi lini belakang. Pemain 24 tahun juga mencatatkan satu gol bunuh diri di Euro 2020.

Rui Patricio

Status Ruii Patricio sebagai kiper terbaik Portugal tidak bisa diragukan lagi. Hanya saja, di Euro 2020, kiper berusia 33 tahun gagal menunjukkan performa terbaiknya.

Patricio kebobolan tujuh gol dalam empat pertandingan. Bukan catatan yang bagus untuk kiper papan atas sepertinya. Patricio harusnya bisa melakukan lebih baik, terutama ketika berjumpa Jerman.

Nelson Semedo

Semedo melengkapi performa buruk lini belakang Portugal di Euro 2020. Pemain 27 tahun ini membuat sisi kiri lini belakang Selecao das Quninas nampak rapuh dan mudah ditembus pemain lawan.

Salah satu performa buruk Semedo terjadi di laga melawan Jerman. Dia membiarkan Robin Gosens dan Kai Havertz mendapat banyak ruang. Lalu, saat melawan Prancis, Semedo nampak kesulitan.

Pada laga melawan Belgia, Santos memilih mencadangkan Semedo.

Joao Felix

Felix kini berada dalam periode sulit. Dia memang meraih gelar juara La Liga bersama Atletico Madrid, tapi perannya hanya sebagai pemain cadangan pada musim 2020/2021.

Felix, yang diklaim sebagai penerus Cristiano Ronaldo dan dibeli Atletico Madrid dengan harga 126 juta euro, hanya jadi pemain cadangan di Euro 2020. Felix hanya sekali bermain, yakni selama 35 menit pada laga melawan Belgia.

Pada tiga laga fase grup, Felix sama sekali tidak dilirik Santos.

Joao Moutinho

Moutinho menjadi pemain inti pada dua laga terakhir Portugal, lawan Belgia dan Prancis. Moutinho menggantikan peran yang sebelumnya jadi milik Bruno Fernandes.

Jika dibanding Bruno, Moutinho lebih cocok dengan skema 4-3-3 racikan Fernando Santos. Moutinho pun sudah familiar dengan cara melatih Santos. Namun, pemain 34 tahun gagal memberi kontribusi besar bagi Portugal.

Moutinho tidak pernah bermain penuh selama 90 menit

Sumber: Bola

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.